Our site is
Maintenance

Friday, April 5, 2019

Analogi


Teruntuk Hidrogen di sebuah koordinat bumi….
Seperti Oksigen yang membutuhkan Hidrogen untuk membentuk senyawa air, pun seperti itulah aku membutuhkanmu. Karena aku kekurangan dan kamu kelebihan. Karena aku kelebihan dan kamu kekurangan. Kita berdua saling membutuhkan karena ‘cacat’ yang kita punyai. Bukankah tak ada unsur yang tidak saling berikatan, kecuali gas mulia?

***

Itulah cuplikan dari satu kisah berjudul “Surat untuk Hidrogen” yang ada di e-book “Analogi” ini. Analogi adalah sebuah perumpamaan, biasa digunakan untuk membandingkan antara satu hal dengan hal lainnya yang memiliki persamaan. Di dalam dunia kepenulisan, analogi itu sungguh menyenangkan, memacu adrenalin dan mengaktifkan pikiran. Dengan analogi, kita bisa ‘menyamarkan’ cerita yang kita tuliskan. Dengan analogi, kita akhirnya keluar dari kebiasaan menuliskan sesuatu yang ada di pikiran dan berganti menjadi memikirkan apa yang akan ditulis. Berkontemplasi itu ternyata sangat menyenangkan, mengaktifkan otak dan tentu saja menghidupkan hati, setidaknya itulah yang penulis e-book ini rasakan.

Awalnya penulis e-book ini, Ratu Marfuah, hanya akan menuliskan khusus analogi tentang kimia saja, karena masih banyak orang yang tak menyukai pelajaran kimia, termasuk dirinya pada awalnya. Tapi kemudian lewat analogi ini, ia pun berubah dan akhirnya justru memilih teknik kimia sebagai latar belakang pendidikannya.

E-book “Analogi” ini berisi beberapa kisah analogi tentang kimia, biologi dan kisah-kisah lain yang penulis analogikan. Di dalamnya juga terdapat mini analogi. Semuanya ditulis bebas dan mengalir. Lewat kisah-kisah analogi ini, penulis berharap para pembaca dapat mengambil hikmah yang tersirat, serta memaknai sesuatu dari sisi yang berbeda.

Analogi
PDF 1MB
Jika link rusak silakan lapor melalui halaman Contact Form.